Tips Menghitung PK AC Untuk Ruangan Kamu

Anda bersama-sama pengen setel AC, namun demikian bingung gimana nentuin PK AC yang cocok kerjakan ruangan Engkau? Penggunaan AC (Air Conditioner) sebagai pesawat penyejuk ruangan sudah biasa digunakan waktu ini. Cuaca yang panas dalam daerah negeri serta sulitnya membuat ruangan dengan rotasi udara yang baik, menciptakan kebanyakan orang tidak tenteram bila berkecukupan dalam ruangan yang tidak ber-AC. Tetapi, memakai AC kadang dapat menghasilkan tagihan listrik membengkak. Guna masukan kalau anda untuk memilih AC, berikut hamba akan memaparkan tentang cara kerja AC dan tips dalam mempergunakan AC.

Istilah umum yang ada kalau kita mempercakapkan AC ialah PK. Sepertinya pengertian PK sendiri tetap belum tersua bagi banyak diantara kita. PK yaitu singkatan daripada Paard Kracht (Daya Kuda). Ini merupakan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyembulkan BTU/h (British Thermal Unit per hour). BTU inilah yang menjadikan tingkat kesejukan udara yang dihasilkan. Memang, untuk menyembulkan BTU yang besar menitikberatkan PK yang besar pun. Itulah sebabnya tingkat normal yang didapatkan oleh AC sering ditentukan berdasarkan PK nya.

Gimana cara menghitung pk ac yang cocok bagi ruangan kita? Untuk menjawabnya, kita dapat mempergunakan rumus.

Sebagai saran, sepatutnya digunakan AC berukuran 1 PK supaya kerja AC tidak terlalu berat, sebab bila yang digunakan AC ¾ PK, berarti AC harus beroperasi lebih berat agar dapat menyesuaikan dengan ukuran ruangan.

Agar AC memberikan perolehan yang maksimum dalam menyelenggarakan udara yang segar lalu beberapa trik yang mampu dilakukan:

1. Sesuaikan utama ruangan secara kapasitas AC.



2. Tanpa diletakkan pas di depan gerbang, karena udara akan lebih mudah tampak ke ruangan lain.

3. Jangan letakkan AC terlalu dekat secara atap. AC mengambil udara dari kepada, maka bila terlalu muka dengan plafon, ruang yang sempit mengundang udara yang masuk gak maksimal.



4. Cuci gadang AC 1 bulan sangat.

5. Lakukan pencucian evaporator AC 3 bulan amat.

Write a comment

Comments: 0